Identitas Program Studi
| Nama Perguruan Tinggi | : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa |
| Fakultas | : Keguruan dan Ilmu Pendidikan |
| Program Studi | : Pendidikan Sejarah |
| Akreditasi | : Unggul |
| Jenjang | : S1 (Strata Satu) |
| Gelar Lulusan | : S.Pd. |
| Total SKS | : 151 SKS |
| Masa Tempuh | : 8 Semester (4 Tahun) |
Profil Lulusan
Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menetapkan empat profil lulusan yang menjadi acuan penyusunan kurikulum. Keempat profil ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar kerja dan perkembangan zaman, khususnya dalam konteks revolusi industri 4.0 dan transformasi digital pendidikan. Setiap profil lulusan mencerminkan kompetensi inti yang diharapkan dimiliki oleh lulusan agar mampu berkontribusi secara aktif dan profesional di berbagai bidang yang relevan dengan ilmu pendidikan sejarah.
PL-01: Calon Guru Sejarah
Lulusan memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial yang adaptif dengan perkembangan zaman. Profil ini menjadi profil utama program studi karena sesuai dengan visi FKIP Untirta sebagai penghasil tenaga pendidik yang unggul dan berkarakter. Lulusan pada profil ini diharapkan mampu menjadi guru sejarah yang menguasai materi pembelajaran sejarah secara mendalam, mampu merancang pembelajaran yang bermakna (meaningful history learning), serta menerapkan teknologi dan kearifan lokal dalam proses belajar mengajar.
PL-02: Asisten Peneliti / Peneliti Pemula Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan
Lulusan menguasai konsep dasar penelitian, metodologi penelitian, mampu mengolah dan menganalisis data, serta membuat laporan penelitian dengan jujur dan bertanggung jawab. Profil ini menyiapkan lulusan untuk berkarier di lembaga penelitian, pusat kajian, atau melanjutkan studi ke jenjang magister. Lulusan diharapkan mampu melakukan penelitian kualitatif, kuantitatif, maupun historis yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan sejarah dan kesejarahan.
PL-03: Edukator Museum
Lulusan memahami karakteristik pengunjung museum, menguasai obyek materi dalam museum, merancang kegiatan pameran museum, dan dapat memberikan informasi yang jelas mengenai obyek di museum secara komprehensif. Profil ini menjadi pembeda Program Studi Pendidikan Sejarah Untirta dari program studi sejenis di perguruan tinggi lain, karena secara khusus menyiapkan lulusan untuk berperan aktif dalam pelestarian dan komunikasi sejarah melalui media museum dan institusi kebudayaan.
PL-04: Wirausahawan Sejarah
Lulusan dapat menghasilkan produk kewirausahaan yang inovatif dan memiliki kemampuan manajerial, komunikasi, kreativitas, serta strategic thinking untuk bisnisnya. Profil ini mendorong lulusan untuk tidak hanya berkarier sebagai guru atau peneliti, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di bidang jasa pendidikan sejarah, pariwisata berbasis sejarah, media pembelajaran kreatif, serta produk budaya dan sejarah yang bernilai ekonomi tinggi.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) merupakan kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan, sikap, keterampilan, kompetensi, dan akumulasi pengalaman kerja selama proses pembelajaran. CPL Program Studi Pendidikan Sejarah disusun berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6. Terdapat sembilan capaian pembelajaran lulusan yang mencakup aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus yang terintegrasi dengan nilai-nilai JAWARA Untirta.
CPL-01 — Sikap
Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bersikap nasionalis, toleransi terhadap keragaman agama dan budaya.
CPL-02 — Pengetahuan
Menguasai prinsip-prinsip ilmu pedagogi dan ilmu sejarah yang inovatif dan aktual dan menerapkannya dalam pembelajaran sejarah sesuai dengan perkembangan zaman.
CPL-03 — Pengetahuan
Menguasai konsep-konsep dasar, teori dan metodologi pendidikan dan ilmu sejarah termasuk pendekatan interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner yang relevan dengan meaningful history learning.
CPL-04 — Keterampilan Umum
Menganalisis perkembangan sejarah nasional, kawasan, dan tematik secara kronologis melalui penerapan metodologi sejarah.
CPL-05 — Keterampilan Khusus
Mampu menerapkan prinsip-prinsip penggunaan media pembelajaran sejarah yang kreatif, inovatif berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
CPL-06 — Keterampilan Khusus
Mampu menyusun penelitian dalam bidang pendidikan sejarah dan kesejarahan berbasis permasalahan di masyarakat dan mempublikasikan hasil penelitiannya.
CPL-07 — Keterampilan Umum
Mampu berkomunikasi, membangun kerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk peningkatan mutu pendidikan sejarah.
CPL-08 — Keterampilan Umum
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
CPL-09 — Keterampilan Khusus
Mengintegrasikan teknologi dan kearifan lokal dalam kegiatan berwirausaha berbasis nilai JAWARA (jujur, adil, wibawa, amanah, religius, dan akuntabel).
Bahan Kajian (Body of Knowledge)
Bahan kajian merupakan bidang ilmu yang menjadi landasan pengembangan kompetensi lulusan. Program Studi Pendidikan Sejarah menetapkan delapan bahan kajian yang saling terintegrasi untuk mendukung pencapaian CPL. Bahan kajian ini mencakup bidang ilmu pendidikan, ilmu sejarah, ilmu sosial-budaya, metodologi penelitian, pendidikan karakter, teknologi, kewirausahaan, serta administrasi dan manajemen. Delapan bahan kajian ini dirancang agar lulusan memiliki wawasan yang komprehensif dan multidisipliner.
BK-01: Ilmu Pendidikan
Mencakup teori belajar, pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, model pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pendidikan, kurikulum, administrasi dan manajemen pendidikan, serta komunikasi. Bahan kajian ini menjadi fondasi bagi lulusan untuk memahami dan merancang pembelajaran sejarah yang efektif dan bermakna.
BK-02: Ilmu Sejarah
Mencakup filsafat sejarah, politik, sosial, perekonomian, masyarakat, budaya, dinamika konflik, ideologi, dan local wisdom. Bahan kajian ini merupakan inti dari keilmuan program studi, memberikan landasan pengetahuan sejarah yang luas dari tingkat nasional hingga kawasan.
BK-03: Ilmu Sosial-Budaya
Mencakup kebudayaan, lingkungan sosial, dinamika masyarakat, perubahan sosial, dan politik. Bahan kajian ini membantu lulusan memahami konteks sosial-budaya di mana peristiwa sejarah terjadi, sehingga mampu memberikan perspektif yang lebih kaya dalam menganalisis dan mengajarkan sejarah.
BK-04: Metodologi Penelitian
Mencakup tema penelitian, data dan sumber data, perangkat penelitian, statistik, analisis penelitian, laporan penelitian, serta filsafat ilmu. Bahan kajian ini menyiapkan lulusan untuk melakukan penelitian yang berkualitas di bidang pendidikan sejarah dan kesejarahan sesuai dengan kaidah ilmiah.
BK-05: Pendidikan Karakter
Mencakup spiritual, kepribadian, filsafat, indigenous knowledge, local wisdom, dan civil society. Bahan kajian ini sejalan dengan visi FKIP Untirta sebagai Sekolah Jawara Indonesia, yang menekankan pembentukan karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) pada setiap lulusan.
BK-06: Teknologi
Mencakup media pembelajaran visual, audio, dan audio-visual, manfaat media pembelajaran, pembelajaran digital, aplikasi teknologi pembelajaran, serta sumber belajar digital. Bahan kajian ini mendukung adaptasi lulusan terhadap transformasi digital di bidang pendidikan.
BK-07: Kewirausahaan
Mencakup model bisnis wirausaha berbasis sejarah, business plan, kemampuan manajemen finansial, dan media pembelajaran digital. Bahan kajian ini mendorong jiwa kewirausahaan lulusan untuk menciptakan inovasi di bidang pendidikan sejarah.
BK-08: Administrasi dan Manajemen
Mencakup perencanaan pendidikan, pengelolaan pendidikan, evaluasi pendidikan, pengembangan masyarakat, komunikasi, dan leadership. Bahan kajian ini melengkapi kemampuan lulusan dalam mengelola organisasi dan program pendidikan sejarah secara efektif.
Pemetaan CPL terhadap Profil Lulusan
Tabel berikut menunjukkan keterkaitan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan Profil Lulusan (PL). Setiap CPL dipetakan ke satu atau lebih profil lulusan yang relevan, menunjukkan bahwa kompetensi yang dibangun dalam kurikulum benar-benar mendukung tercapainya profil lulusan yang diharapkan. Pemetaan ini juga memastikan bahwa tidak ada CPL yang tidak terhubung dengan profil lulusan, serta setiap profil lulusan didukung oleh CPL yang memadai.
| CPL | PL-01 Guru Sejarah | PL-02 Peneliti | PL-03 Edukator Museum | PL-04 Wirausahawan |
| CPL-01 | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ |
| CPL-02 | ✓ | |||
| CPL-03 | ✓ | |||
| CPL-04 | ✓ | ✓ | ✓ | |
| CPL-05 | ✓ | ✓ | ✓ | |
| CPL-06 | ✓ | |||
| CPL-07 | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ |
| CPL-08 | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ |
| CPL-09 | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ |
Tujuan Program Studi (PEO)
Tujuan Program Studi (Program Educational Objectives/PEO) merupakan pernyataan tentang apa yang diharapkan dicapai oleh lulusan program studi dalam jangka waktu beberapa tahun setelah lulus. PEO disusun berdasarkan visi, misi, dan strategi program studi serta mempertimbangkan kebutuhan stakeholder. Program Studi Pendidikan Sejarah menetapkan tiga tujuan yang saling melengkapi dan mendukung pencapaian visi universitas sebagai Healthy, Integrated, Smart and Green (HITS and Green) University.
PEO-1
Menghasilkan lulusan Pendidikan Sejarah yang unggul, berkarakter, berdaya saing global melalui meaningful history learning berdasarkan kearifan lokal dan adaptasi teknologi. Tujuan ini mencerminkan komitmen program studi untuk menghasilkan guru sejarah yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu membuat pembelajaran sejarah menjadi bermakna bagi peserta didik dengan memanfaatkan kekayaan budaya lokal dan perkembangan teknologi pendidikan.
PEO-2
Menghasilkan penelitian inovatif yang dapat memecahkan masalah dalam bidang Pendidikan Sejarah dan kesejarahan. Tujuan ini menekankan pentingnya kontribusi program studi terhadap pengembangan keilmuan melalui penelitian yang relevan dengan permasalahan nyata di masyarakat dan dunia pendidikan, serta mampu menghasilkan inovasi dalam metode dan pendekatan pembelajaran sejarah.
PEO-3
Menghasilkan kegiatan pengabdian masyarakat melalui penerapan ilmu dan keterampilan dalam bidang Pendidikan Sejarah dan kesejarahan, dengan memanfaatkan teknologi. Tujuan ini menunjukkan komitmen program studi untuk tidak hanya menciptakan lulusan yang kompeten, tetapi juga memastikan bahwa keilmuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat melalui berbagai program pengabdian yang inovatif dan berbasis teknologi.
